Orang Berakal

Bismillah.

Sebagian ulama mengatakan, “Orang berakal itu mengenali hakikat dirinya dan tidak tertipu oleh pujian dari orang yang tidak mengerti seluk-beluk dirinya.”

Manusia hidup diantara pujian dan celaan. Tentu tidak ada orang Islam yang ingin menjadi kaum tercela di hadapan Allah. Kita mendambakan termasuk golongan yang terpuji. Yaitu kelompok beriman dan bertakwa.

Akan tetapi sayang banyak orang tidak lagi perhatian terhadap kedudukan dirinya di hadapan Allah. Yang dia terus benahi bagaimana kedudukan dirinya di mata manusia. Dia melupakan Allah hanya demi memburu penilaian dan sanjungan manusia.

Padahal tuntutan ikhlas mengajak kita untuk senantiasa memperhatikan penilaian dari Allah walaupun itu harus melawan arus hawa nafsu dan komentar orang lain. Melupakan pandangan makhluk dengan selalu melihat kepada kehendak Allah.

Apa yang Allah kehendaki dari saya. Itu pertanyaan yang sering luput dari perhatian kita. Kita selalu ingin berusaha mendekatkan diri kepada-Nya dengan menuruti kemauan dan selera kita. Padahal Allah ciptakan kita untuk tunduk kepada perintah dan larangan-Nya.

Allah berfirman (yang artinya), ” Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (adz-Dzariyat : 56)

Sementara ibadah kepada Allah tidak akan diterima apabila tercampuri syirik dan riya’. Ketika orang mengharap pujian manusia dengan hatinya, walaupun lisannya mengatakan ingin mencari ridha Allah. Aduhai, betapa malang orang yang menyangka dia telah meraih mahkota ikhlas padahal sejatinya dia telah diperbudak oleh Iblis dan hawa nafsu.

Allah sudah mengingatkan (yang artinya), “Maka barangsiapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Rabbnya hendaklah dia beramal salih dan tidak mempersekutukan dalam beribadah kepada Rabbnya dengan sesuatu apa pun.” (al-Kahfi : 110)

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar

Yuk Belajar Bareng…

Selamat berkunjung di blog sederhana ini. Sekedar sarana untuk berbagi catatan dan mengembangkan kreatifitas. Mungkin berguna untuk teman-teman yang ingin mencari inspirasi atau menggali motivasi hidup. Selamat membaca…

Barakallahu fiikum

Let’s connect

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai