Doa Sapu Jagad

Doa Sapu Jagad

Bismillah.

Diantara doa yang dianjurkan untuk dibaca oleh kita adalah memohon kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat dan dijaga dari siksa neraka. Masyarakat sering menyebutnya sebagai doa sapu jagad.

Di dalam doa ini terkandung permohonan kebaikan di dunia; yang dijelaskan oleh para ulama bahwa kebaikan di dunia itu berporos pada dua hal; ilmu dan ibadah. Termasuk kebaikan di dunia adalah rezeki yang thoyyib.

Adapun kebaikan di akhirat berupa nikmat di dalam surga. Sebuah kenikmatan yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah didengar oleh telinga, dan belum pernah terbersit dalam hati manusia.

Diantara kandungan doa ini adalah agar diselamatkan dari azab neraka. Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu-batu. Sehingga di dalam doa ini tersimpan harapan dan rasa takut kepada Allah.

Begitulah ibadah yang benar; menggabungkan antara khouf/rasa takut dengan roja’/harapan. Orang beriman memadukan antara berbuat ihsan/kebaikan dan merasa takut/khawatir amalnya tidak diterima. Adapun orang kafir atau munafik memadukan dalam hatinya antara berbuat buruk dan merasa aman/tidak berdosa.

Robbanaa aatinaa fid dun-yaa hasanah; wahai Rabb kami… berikanlah kepada kami kebaikan di dunia. Di dalamnya juga terdapat tawassul dengan nama Allah Rabb; yang menyimpan sifat-sifat rububiyah Allah. Allah lah Yang Maha Pencipta, Yang Maha Pengatur dan Maha Penguasa alam semesta…

Wa fil aakhirati hasanah; dalam kebaikan di akhirat. Di dalamnya juga terkandung iman kepada hari akhirat dan pembalasan atas amal. Ada kehidupan setelah kematian. Oleh sebab itu wajib bagi kita untuk menyiapkan bekal-bekal terbaik…

Wa qinaa ‘adzaaban naar; dan jagalah kami dari azab neraka. Hal ini menunjukkan kepada kita kesuksesan yang sejati adalah terbebas dari api neraka dan masuk ke dalam surga. Bukanlah sukses itu dinilai dengan banyaknya harta, tingginya pangkat ataupun banyaknya pengikut dan penggemar…

Hal ini memberikan pelajaran kepada kita bahwa kita tidak bisa terlepas dari bantuan dan pertolongan Allah walaupun hanya sekejap mata. Baik untuk mendapatkan kebaikan di dunia apalagi kebaikan di akhirat. Oleh sebab itu seorang insan tidak layak berbangga diri di hadapan Allah atau merasa berjasa kepada Islam… Sebab sesungguhnya Allah lah yang berjasa kepada kita dengan mencurahkan hidayah-Nya. Kalau bukan karena petunjuk Allah niscaya kita celaka dan tersesat…

Kalau bukan karena Allah kita tidak sholat, kita tidak puasa…

Tinggalkan komentar

Yuk Belajar Bareng…

Selamat berkunjung di blog sederhana ini. Sekedar sarana untuk berbagi catatan dan mengembangkan kreatifitas. Mungkin berguna untuk teman-teman yang ingin mencari inspirasi atau menggali motivasi hidup. Selamat membaca…

Barakallahu fiikum

Let’s connect

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai